RANTAU, Kabupaten Tapin memiliki banyak potensi daerah dan terkenal kaya akan sumber daya alamnya. Terlebih juga Tapin memiliki budaya yang sangat menarik untuk diteliti, bahkan mungkin dijual untuk sebuah wisata petualangan. Diantaranya tentang kehidupan masyarakat penghuni lereng pegunungan Meratus di Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin.
“Budaya yang ada didaerah pegunungan Meratus Kecamatan Piani adalah gambaran jati diri suatu komunitas, bahkan suatu bangsa yang didalamnya terdapat tatanan aturan yang menyatu dengan pola kehidupan masyarakat pendukungnya. Aturan tersebut meliputi kultur, politik, sosial dan pendidikan bagi generasi mereka. Masyarakat di pegunungan lereng Meratus Kecamatan Piani yang selama ini dikenal sebagai masyarakat yang terisolir, pada umumnya dianggap sebagai masyarakat primitive. Namun pada kenyataannya semua itu bertolak belakang dari mereka perkirakan sebelumnya. Keterbelakangan mereka justru disebabkan lantaran akses jalan yang tergolong sulit hingga hubungan dengan dunia luarpun menjadi terhalang, kendati demikian warga dayak meratus tetap menjalani hidupnya untuk lebih baik dna layak seperti masyarakat didataran yang sudah memiliki fasilitas umum seperti jalan yang memadai, “kata Ibnu Mas’ud, Kabid Seni dan Budaya Disporabudpar Tapin, kepada wartawan belum lama tadi.
Selama ini didalam menjaga hubungan baik satu sama lainnya, tetap mereka perhatikan dan ini merupakan ciri budaya mereka dengan pola kebersamaannya yang sangat kental. Misalnya, bergontong royong. Kondisi demikian tergambar jelas disaat mereka secara kelompok ingin melaksanakan kegiatan didesanya. Diantaranya didalam melaksanakan upacara aruh dibalai adapt yang tersebar disetiap desa mereka.
Kecamatan Piani adalah salah satu kawasan wilayah yang ada di Kabupaten Tapin. Jika ingin ke kecamatan Piani, mereka harus menempuh jarak kurang lebih 17 KM dari kota Rantau. Sebagaimana diketahui kecamatan Piani adalah sebuah kawasan yang memiliki dataran tinggi, yang letaknya dikaki lereng gunung Meratus. Dikecamatan ini pula aktifitas masyarakatnya rata-rata bercocok tanam dan uniknya tatanan hukum dimasyarakat dayak ini masih diatur dalam aturan adapt mereka yang masih melekat.
Setiap tahunnya pada saat panen, mereka menggelar upacara ritual aruh ganal sebagai wujud rasa syukurnya kepada tuhan yang maha esa. Mereka menggelar upacara dibalai adat. Dikecamatan Piani terdapat 8 buah balai adat, diantaranya balai adat Batung, Danau darah, Bagandah, Ranai Baru alias lahung kipung, Balawaian Hilir, Harakit 1 dan Harakit II, dan Mancabung. Demikian Ibnu. (Rull)
Selasa, 29 Juni 2010
Senin, 28 Juni 2010
Objek Wisata Indonesia
Karavan Vila Apel Gardena.
Liburan bersama keluarga di alam pegunungan sekaligus bermalam di
karavan. Tersedia aneka fasilitas untuk orang dewasa juga anak-anak.
Harga sewa per malam Rp. 200 ribu. Untuk hari libur/raya Rp 250.000.
Alamat:
Vila Apel Gardena Cipanas, Puncak.
Telp. (0263) 511 901-3, 519 856
Fax. (0263) 511 953.
Caldera Ed Venture Program (CEVP).
Di sini anak bisa bermain outbound. Biaya Rp 100.000 per anak untuk
paket 1 hari.
Customer service:
Kaki Lintas Katulistiwa, Gd. Nariba Plaza Unit D-13,
JI. Mampang Prapatan Raya No. 39, Jaksel.
Telp. (021) 7919 6633. Fax. (021) 7919 6644.
Kolam Sahabat Laut.
Anak bisa memegang ikan hiu. Harga tiket masuk Rp 12.000 untuk
Senin-Jumat dan Rp 17.000 untuk Sabtu-Minggu dan hari libur.
Alamat:
Kolam Sahabat Laut, Sea World Indonesia,
Taman Impian Jaya Ancol, Jl. Lodan Timur No. 7 Jakarta 14430.
Telp. (021) 641 0080 ext.105 Fax. (021) 641 0079.
Museum Bahari.
Anak bisa melihat miniatur kapal tradisional Indonesia Yang membawa
harum nama Bangsa Indonesia, Phinisi Nusantara. Buka dari Selasa-Minggu,
tarif masuk Rp. 2.000 untuk umum.
Alamat:
Museum Bahari,
Jl. Pasar Ikan No. 1 Jakarta Utara (Daerah Sunda Kelapa).
Telp. (021) 6693406. Fax. (021) 669 0518,
Aquatic Fantasy.
Arena permainan air khusus anak dengan puluhan jenis permainan. Mereka
bisa memanjat, melompat, perang-perangan dalam air, berpetualang, bahkan
betegur sapa dengan dewa laut Neptunus. Tarif masuk Rp 10.000.
Alamat:
Jl. Raya Muchtar, Sawangan, Depok.
Komplek Perumahan Telaga Golf.
Telp. (021) 766 0390, 765 3854. Fax. (021) 766 0490.
Taman Nasional Gunung Halimun.
Anak bisa bertualang masuk-keluar hutan, melihat langsung satwa liar,
dan bermain di air terjun. Tersedia juga arena kemping dan tempat
menginap. Tiket masuk sekitar Rp. 3.000 untuk anak-anak.
Alamat:
JI. Raya Cipanas, Kabandungan. PO Box 2 Parung Kuda, Sukabumi.
Telp. (0266) 621 256. Fax. (0266) 621 257.
Bayt AI-quran.
Ini adalah museum, sekaligus tempat menimba ilmu mengenai agama Islam,
khususnya Al-quran.
Tarif masuk Rp. 500 - Rp 1.000.
Alamat:
Jl. Raya TMII, Jakarta (Komplek TMII).
Telp. (021) 841 6467/68 Fax. (021) 8416466
Taman Nasional Gunung Pantjar.
Selain piknik, anak bisa melakukan kegiatan menjaga kesehatan dan
pemulihan kekuatan fisik seperti terapi akupunktur, air panas mineral.
Alamat:
Taman Nasional Gunung Pantjar, Bogor.
Telp. (021) 917 3208
Taman Buah Mekarsari.
Anak bisa belajar jadi patani, malah bisa menuai, memakan, serta membawa
pulang hasilnya.
Biaya Rp. 100.000 per anak.
Alamat:
Jl. Raya Cileungsi-Jonggol Km.3, Cileungsi, Bogor 16820.
Telp.(021) 8231811-13 Fax. (021) 823 1475.
Website: www.fruitina. com
Kebun Wisata Pasirmukti.
Anak bisa merasakan bagaimana indahnya hidup di alam pedesaan yang
sesungguhnya.
Biaya paket anak tani Rp. 250.000 untuk 2 hari 1 malam.
Alamat:
Jl. Raya Tajur Pasirmukti KM 4, Citeureup, Bogor.
Telp.(021) 876 3564-65.
Safari Trek.
Masih dalam kawasan Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor, anak bisa
merasakan dirinya menjadi pendaki gunung dan penjelajah alam bebas.
Mereka pun bisa bertemu dan saling menyapa langsung dengan gajah
pekerja.
Biaya Rp. 15.000 per orang.
Alamat:
Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor-Jabar.
Telp (0251) 253 222.
Monumen Kapal Selam.
Di sini anak bisa melihat dan praktek langsung sebagai pengemudi kapal
selam perang. Tiket masuk Rp 2.500.
Alamat:
Jl. Pemuda 29, Surabaya
Telp. (031) 549 0410
Speedy Karting.
Sekolah gokart khusus anak dan tempat anak bermain olahraga gokart.
Sewa gokart Rp 45.000, sekolah gokart Rp. 1,5 juta.
Alamat:
Tempat Hanggar Teras Pancoran,
JI. Gatot Subroto Kav. 72, Jaksel.
Telp. (021) 79184674.
PS * : Sekarang udah ada yang baru di Pondok Indah, setelah Pondok Indah
Mal. Track-nya lebih bagus tapi program sekolah untuk anak belum tahu
sudah ada apa belum.
Kampoeng Maen.
Ini adalah kampungnya anak untuk bermain. Biaya Rp. 35.000.
Costumer Service:
Jl. Mampang Prapatan Raya No. 39 Jaksel
Telp. (021)79196633, Fax: (021) 7919 6644.
Pusat Primata Schmutzer.
Di kawasan ini anak bisa melihat secara langsung kenekaragaman hewan
primata, termasuk gorila.
Tarif masuk mulai Rp. 2000.
Alamat:
Taman Margasatwa Ragunan,
JI. Harsono RM No. 1, Ragunan, Jakarta 12550.
Telp. (021) 780 6975, 789 0615. Fax. (021) 780 5280
Observatorium Bosscha.
Tempat wisata ilmiah di mana anak bisa melihat bintang dan rasi/gugusan
bintang. Tarif mulai Rp. 5.000.
Alamat:
Observatorium Bosscha, Departemen Astronomi ITB, Lembang, Bandung 40391
Telp. (022) 278 6001
Website: www.bosscha. itb.ac.id
Cyber Spot.
Tempat rekreasi dan edukasi keluarga.
Alamat Jakarta:
Jl. Mega Kuningan Lt. 5 No. 1, Jakarta Selatan.
Telp. (021) 579 59367
Alamat Bandung:
Bandung Supermal Lt. 2, Jl. Gatot Subroto, Bandung.
Alamat Surabaya:
Jl. Pemuda 90-94, Surabaya.
Liburan bersama keluarga di alam pegunungan sekaligus bermalam di
karavan. Tersedia aneka fasilitas untuk orang dewasa juga anak-anak.
Harga sewa per malam Rp. 200 ribu. Untuk hari libur/raya Rp 250.000.
Alamat:
Vila Apel Gardena Cipanas, Puncak.
Telp. (0263) 511 901-3, 519 856
Fax. (0263) 511 953.
Caldera Ed Venture Program (CEVP).
Di sini anak bisa bermain outbound. Biaya Rp 100.000 per anak untuk
paket 1 hari.
Customer service:
Kaki Lintas Katulistiwa, Gd. Nariba Plaza Unit D-13,
JI. Mampang Prapatan Raya No. 39, Jaksel.
Telp. (021) 7919 6633. Fax. (021) 7919 6644.
Kolam Sahabat Laut.
Anak bisa memegang ikan hiu. Harga tiket masuk Rp 12.000 untuk
Senin-Jumat dan Rp 17.000 untuk Sabtu-Minggu dan hari libur.
Alamat:
Kolam Sahabat Laut, Sea World Indonesia,
Taman Impian Jaya Ancol, Jl. Lodan Timur No. 7 Jakarta 14430.
Telp. (021) 641 0080 ext.105 Fax. (021) 641 0079.
Museum Bahari.
Anak bisa melihat miniatur kapal tradisional Indonesia Yang membawa
harum nama Bangsa Indonesia, Phinisi Nusantara. Buka dari Selasa-Minggu,
tarif masuk Rp. 2.000 untuk umum.
Alamat:
Museum Bahari,
Jl. Pasar Ikan No. 1 Jakarta Utara (Daerah Sunda Kelapa).
Telp. (021) 6693406. Fax. (021) 669 0518,
Aquatic Fantasy.
Arena permainan air khusus anak dengan puluhan jenis permainan. Mereka
bisa memanjat, melompat, perang-perangan dalam air, berpetualang, bahkan
betegur sapa dengan dewa laut Neptunus. Tarif masuk Rp 10.000.
Alamat:
Jl. Raya Muchtar, Sawangan, Depok.
Komplek Perumahan Telaga Golf.
Telp. (021) 766 0390, 765 3854. Fax. (021) 766 0490.
Taman Nasional Gunung Halimun.
Anak bisa bertualang masuk-keluar hutan, melihat langsung satwa liar,
dan bermain di air terjun. Tersedia juga arena kemping dan tempat
menginap. Tiket masuk sekitar Rp. 3.000 untuk anak-anak.
Alamat:
JI. Raya Cipanas, Kabandungan. PO Box 2 Parung Kuda, Sukabumi.
Telp. (0266) 621 256. Fax. (0266) 621 257.
Bayt AI-quran.
Ini adalah museum, sekaligus tempat menimba ilmu mengenai agama Islam,
khususnya Al-quran.
Tarif masuk Rp. 500 - Rp 1.000.
Alamat:
Jl. Raya TMII, Jakarta (Komplek TMII).
Telp. (021) 841 6467/68 Fax. (021) 8416466
Taman Nasional Gunung Pantjar.
Selain piknik, anak bisa melakukan kegiatan menjaga kesehatan dan
pemulihan kekuatan fisik seperti terapi akupunktur, air panas mineral.
Alamat:
Taman Nasional Gunung Pantjar, Bogor.
Telp. (021) 917 3208
Taman Buah Mekarsari.
Anak bisa belajar jadi patani, malah bisa menuai, memakan, serta membawa
pulang hasilnya.
Biaya Rp. 100.000 per anak.
Alamat:
Jl. Raya Cileungsi-Jonggol Km.3, Cileungsi, Bogor 16820.
Telp.(021) 8231811-13 Fax. (021) 823 1475.
Website: www.fruitina. com
Kebun Wisata Pasirmukti.
Anak bisa merasakan bagaimana indahnya hidup di alam pedesaan yang
sesungguhnya.
Biaya paket anak tani Rp. 250.000 untuk 2 hari 1 malam.
Alamat:
Jl. Raya Tajur Pasirmukti KM 4, Citeureup, Bogor.
Telp.(021) 876 3564-65.
Safari Trek.
Masih dalam kawasan Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor, anak bisa
merasakan dirinya menjadi pendaki gunung dan penjelajah alam bebas.
Mereka pun bisa bertemu dan saling menyapa langsung dengan gajah
pekerja.
Biaya Rp. 15.000 per orang.
Alamat:
Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor-Jabar.
Telp (0251) 253 222.
Monumen Kapal Selam.
Di sini anak bisa melihat dan praktek langsung sebagai pengemudi kapal
selam perang. Tiket masuk Rp 2.500.
Alamat:
Jl. Pemuda 29, Surabaya
Telp. (031) 549 0410
Speedy Karting.
Sekolah gokart khusus anak dan tempat anak bermain olahraga gokart.
Sewa gokart Rp 45.000, sekolah gokart Rp. 1,5 juta.
Alamat:
Tempat Hanggar Teras Pancoran,
JI. Gatot Subroto Kav. 72, Jaksel.
Telp. (021) 79184674.
PS * : Sekarang udah ada yang baru di Pondok Indah, setelah Pondok Indah
Mal. Track-nya lebih bagus tapi program sekolah untuk anak belum tahu
sudah ada apa belum.
Kampoeng Maen.
Ini adalah kampungnya anak untuk bermain. Biaya Rp. 35.000.
Costumer Service:
Jl. Mampang Prapatan Raya No. 39 Jaksel
Telp. (021)79196633, Fax: (021) 7919 6644.
Pusat Primata Schmutzer.
Di kawasan ini anak bisa melihat secara langsung kenekaragaman hewan
primata, termasuk gorila.
Tarif masuk mulai Rp. 2000.
Alamat:
Taman Margasatwa Ragunan,
JI. Harsono RM No. 1, Ragunan, Jakarta 12550.
Telp. (021) 780 6975, 789 0615. Fax. (021) 780 5280
Observatorium Bosscha.
Tempat wisata ilmiah di mana anak bisa melihat bintang dan rasi/gugusan
bintang. Tarif mulai Rp. 5.000.
Alamat:
Observatorium Bosscha, Departemen Astronomi ITB, Lembang, Bandung 40391
Telp. (022) 278 6001
Website: www.bosscha. itb.ac.id
Cyber Spot.
Tempat rekreasi dan edukasi keluarga.
Alamat Jakarta:
Jl. Mega Kuningan Lt. 5 No. 1, Jakarta Selatan.
Telp. (021) 579 59367
Alamat Bandung:
Bandung Supermal Lt. 2, Jl. Gatot Subroto, Bandung.
Alamat Surabaya:
Jl. Pemuda 90-94, Surabaya.
Rabu, 12 Mei 2010
Pesona Wisata Air Terjun Bagandah Kabupaten Tapin
RANTAU, Nampaknya selain wisata religius. Kabupaten Tapin juga memiliki potensi wisata lainnya yang pada umumnya wisata jenis ini menjadi sasaran tujuan warga perkotaan yang biasa hidup dalam hiruk pikuk kebisingan dan kesibukan dalam beraktifitas sehari-hari.
Air terjun Bagandah, salah satu potensi wisata di Kabupaten Tapin yang tergolong masih alami. Letaknya di desa Batung kecamatan Piani Kabupaten Tapin. Air terjun ini di kelilingi oleh hutan tropis kalimantan Selatan.
Untuk kelokasi air terjun Bagandah, infrasrtuktur jalan saat ini sebagian sudah mendukung. Diantaranya wisatawan bisa melalui badan jalan Trans Kalimantan Batu Licin-Kandangan yang menurut pengalaman penulis pada jalan tersebut lebih mudah dilalui ketimbang melalui jalan lain. Pasalnya, kondisi jalan selain itu, saat ini belum mendukung seluruhnya. Dikarenakan belum diaspal sebagian. Meskipun demikian, pesona air terjun Bagandah dipastikan dapat mengobati perjalanan yang terasa melelahkan saat melintasi jalan terjal yang mungkin menjadi jalur yang cukup sulit bagi orang yang berusia relatif tua.
Betapa tidak terobati, jika wisatawan usai melalui jalan yang terjal setibanya dilokasi langsung dihadapi oleh keindahan panorama alam yang masih alami. Beristirahat sejenak lepaskan lelah dengan ditemani alunan ritme mesra alam oleh gemericik air yang mengalir diatas bebatuan menciptakan instrument nada alami yang berkaloborasi dengan lambaian dedaunan yang diterpa angin. Ranting pohon nampak terlihat menari di belataran hutan tropis Kalimantan Selatan Kabupaten Tapin yang terdinding diantara hijaunya perbukitan. Disamping air yang mengalir, di lokasi tersebut wisatawan dapat menyaksikan keindahan alam sekitar berupa batu-batuan gunung yang kokoh menjulang.
Patut disayangkan potensi alam ini jika tidak dikembangkan oleh pemerintah daerah. Pasalnya, dari sudut panorama dan lokasi wisata air terjun Bagandah boleh dikatakan dengan puncak pass Bogor. Perbedaannya kalau puncak pass yang dibawah kaki gunung Gede, terhampar kebun teh dan jalan lintas luar kota antara Jakarta dan Bandung. Juga dipuncak terdapat villa dan losmen, yang dilokasi tersebut ada Taman Raya Cibodas, Istana Presiden Cisarua dan Taman Safari. Tak heran rata-rata, pada umumnya pekerja mulai dari karyawan, bos dan pejabat saat liburan kerja meluangkan waktu mengunjungi puncak sambil berekreasi dan beristirahat bersama keluarga dan rekan bisnisnya di villa.
Nah, seandainya pemerintah daerah Tapin membuat rencana pembangunan di titik lokasi tersebut. Seperti membangun Pendopo dan kediaman Bupati di lokasi tersebut, terus membangun kebun binatang sebagai pelestarian satwa dan membangun taman hutan yang dikemas wisata tracking dan panjat tebing, villa tempat perisitirahatan dan perhotelan. Mmmmmmm….. betapa indahnya Kabupaten Tapin dengan pesona panorama Bagandahnya diatas puncak kaki gunung Meratus Desa Batung Kecamatan Piani. Tentunya, setiap pekerja mulai dari karyawan, PNS, pejabat, pengusaha memanfaatkan waktu libur berekreasi di lokasi tersebut.
Air terjun Bagandah, salah satu potensi wisata di Kabupaten Tapin yang tergolong masih alami. Letaknya di desa Batung kecamatan Piani Kabupaten Tapin. Air terjun ini di kelilingi oleh hutan tropis kalimantan Selatan.
Untuk kelokasi air terjun Bagandah, infrasrtuktur jalan saat ini sebagian sudah mendukung. Diantaranya wisatawan bisa melalui badan jalan Trans Kalimantan Batu Licin-Kandangan yang menurut pengalaman penulis pada jalan tersebut lebih mudah dilalui ketimbang melalui jalan lain. Pasalnya, kondisi jalan selain itu, saat ini belum mendukung seluruhnya. Dikarenakan belum diaspal sebagian. Meskipun demikian, pesona air terjun Bagandah dipastikan dapat mengobati perjalanan yang terasa melelahkan saat melintasi jalan terjal yang mungkin menjadi jalur yang cukup sulit bagi orang yang berusia relatif tua.
Betapa tidak terobati, jika wisatawan usai melalui jalan yang terjal setibanya dilokasi langsung dihadapi oleh keindahan panorama alam yang masih alami. Beristirahat sejenak lepaskan lelah dengan ditemani alunan ritme mesra alam oleh gemericik air yang mengalir diatas bebatuan menciptakan instrument nada alami yang berkaloborasi dengan lambaian dedaunan yang diterpa angin. Ranting pohon nampak terlihat menari di belataran hutan tropis Kalimantan Selatan Kabupaten Tapin yang terdinding diantara hijaunya perbukitan. Disamping air yang mengalir, di lokasi tersebut wisatawan dapat menyaksikan keindahan alam sekitar berupa batu-batuan gunung yang kokoh menjulang.
Patut disayangkan potensi alam ini jika tidak dikembangkan oleh pemerintah daerah. Pasalnya, dari sudut panorama dan lokasi wisata air terjun Bagandah boleh dikatakan dengan puncak pass Bogor. Perbedaannya kalau puncak pass yang dibawah kaki gunung Gede, terhampar kebun teh dan jalan lintas luar kota antara Jakarta dan Bandung. Juga dipuncak terdapat villa dan losmen, yang dilokasi tersebut ada Taman Raya Cibodas, Istana Presiden Cisarua dan Taman Safari. Tak heran rata-rata, pada umumnya pekerja mulai dari karyawan, bos dan pejabat saat liburan kerja meluangkan waktu mengunjungi puncak sambil berekreasi dan beristirahat bersama keluarga dan rekan bisnisnya di villa.
Nah, seandainya pemerintah daerah Tapin membuat rencana pembangunan di titik lokasi tersebut. Seperti membangun Pendopo dan kediaman Bupati di lokasi tersebut, terus membangun kebun binatang sebagai pelestarian satwa dan membangun taman hutan yang dikemas wisata tracking dan panjat tebing, villa tempat perisitirahatan dan perhotelan. Mmmmmmm….. betapa indahnya Kabupaten Tapin dengan pesona panorama Bagandahnya diatas puncak kaki gunung Meratus Desa Batung Kecamatan Piani. Tentunya, setiap pekerja mulai dari karyawan, PNS, pejabat, pengusaha memanfaatkan waktu libur berekreasi di lokasi tersebut.
Senin, 10 Mei 2010
Masjid Keramat Banua Halat
RANTAU, Masjid Banua Halat adalah masjid tertua di daerah Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan. Pada umumnya masjid tertua di Indonesia tentunya masjid Banua Halat kerap dikunjungi oleh orang yang sengaja berniat berziarah ke masjid ini. Menurut kepercayaan masyarakat terhadap masjid tertua di Tapin yang mempunyai keramat dan daya magnet yang luar biasa karena memiliki sebuah tiang soko guru dan gentong tua di masjid tersebut. Konon, katanya kedua jenis barang keramat tersebut mengandung manfaat kesehatan yang banyak. Hal ini dapat dilihat dari mereka yang berkunjung kemasjid tersebut diantaranya ada yang memandikan bayi mereka dengan air gentong dan ada juga yang mengambil minyak di tiang soko guru dengan harapan anak yang kemasukan jin dapat sembuh.
Menurut Ibnu Mas’ud Kabid Kebudayaan dan Pariwisata di Disporabudpar Tapin mengatakan, “Kekeramatan masjid Banua Halat masih tergambar pada perlakuan masyarakatnya terhadap masjid tersebut. Diantaranya, sewaktu-waktu masyarakat setempat atau tutus Banua Halat dari daerah lain datang dan mengadakan selamatan di dalam masjid tersebut untuk meminta berkah dan keselamatan. Selain itu, masih adanya orang-orang yang menaruh air atau menempatkan botol-botol berisi air putih pada bagian tertentu terutama pada tangga mimbar selama beberapa hari agar air tersebut mempunyai berkah sehingga dapat menyembuhkan penyakit. Selain itu, diantara salah satu tiang penyangga masjid yang terletak disudut barat yang merupakan peninggalan Datu Ujung yang masih tersisa selalu diluluri minyak. Minyak tersebut sering digunakan oleh peziarah masjid untuk dioleskan pada anak-anak bahkan orang dewasa yang sakit untuk kesembuhan. Dan utamanya, dimasjid keramat tersebut setiap tanggal 12 rabiul awal sering dilaksanakan upacara besar, yakni upacara ‘beayun maulid’ yakni upacara maayun anak dalam upacara peringatan mauled nabi Muhammad saw, “katanya.
Menurut keterangan dari buku Tapin bertabur Ulama yang ditulis Muhammad Syarifuddin M.Pd bahwa banyak kalangan ulama yang sering melaksanakan sholat jum’at di masjid keramat Banua Halat. Diantaranya, tuan guru H.Amir Hamzah bin H.Hasyim warga desa Lumbu Raya. Sebelum meninggal almarhum sering melaksanakan sholat jum’at dimasjid ini sebagai kebiasaan beliau. Begitu juga dengan tempat beliau sholat dimasjid tersebut tidak pernah berubah-ubah selalu ditempat itu yakni teras depan samping kanan dekat tiang masjid. (rull)
Menurut Ibnu Mas’ud Kabid Kebudayaan dan Pariwisata di Disporabudpar Tapin mengatakan, “Kekeramatan masjid Banua Halat masih tergambar pada perlakuan masyarakatnya terhadap masjid tersebut. Diantaranya, sewaktu-waktu masyarakat setempat atau tutus Banua Halat dari daerah lain datang dan mengadakan selamatan di dalam masjid tersebut untuk meminta berkah dan keselamatan. Selain itu, masih adanya orang-orang yang menaruh air atau menempatkan botol-botol berisi air putih pada bagian tertentu terutama pada tangga mimbar selama beberapa hari agar air tersebut mempunyai berkah sehingga dapat menyembuhkan penyakit. Selain itu, diantara salah satu tiang penyangga masjid yang terletak disudut barat yang merupakan peninggalan Datu Ujung yang masih tersisa selalu diluluri minyak. Minyak tersebut sering digunakan oleh peziarah masjid untuk dioleskan pada anak-anak bahkan orang dewasa yang sakit untuk kesembuhan. Dan utamanya, dimasjid keramat tersebut setiap tanggal 12 rabiul awal sering dilaksanakan upacara besar, yakni upacara ‘beayun maulid’ yakni upacara maayun anak dalam upacara peringatan mauled nabi Muhammad saw, “katanya.
Menurut keterangan dari buku Tapin bertabur Ulama yang ditulis Muhammad Syarifuddin M.Pd bahwa banyak kalangan ulama yang sering melaksanakan sholat jum’at di masjid keramat Banua Halat. Diantaranya, tuan guru H.Amir Hamzah bin H.Hasyim warga desa Lumbu Raya. Sebelum meninggal almarhum sering melaksanakan sholat jum’at dimasjid ini sebagai kebiasaan beliau. Begitu juga dengan tempat beliau sholat dimasjid tersebut tidak pernah berubah-ubah selalu ditempat itu yakni teras depan samping kanan dekat tiang masjid. (rull)
Minggu, 09 Mei 2010
Wisata ke Tapin dan Masjid Banua Halat
Rantau, Tak seperti masjid yang lainnya, Masjid Keramat banua Halat justru menawarkan sesuatu yang berbeda dari biasanya terlebih secara kultural pada aspek kepercayaan masyarakat sekitar, konon semenjak turun temurun masjid tersebut mempunyai sebuah karismatik juga ikon peninggalan sejarah perjuangan para tokoh agama di Tapin, yang saat itu mereka berjuan mengembangkan misi agama Islam di daerah sekitar masjid.
Masjid Banua Halat ternyata memiliki magnet lain yang sangat kuat sebagai daya tarik wisata religi. Karena bagi sebagian orang, Masjid Banua Halat sebagai tujuan wisata religius di Kabupaten Tapin sekaligus simbol ke-istimewaan masyarakat Tapin.
Warga setempat menyatakan, "kurang afdhol jika berziarah ke maqam-maqam di Tapin jika tak mengunjungi masjid Keramat Banua Halat" itulah kepercayaan turun temurun nenek moyang mereka tentang keberadaan masjid tersebut, terlebih lagi tutus, keturunan yang masih asli banua halat masih terdapat di situ, karena warga desa Banua Halat sejak dulu enggan pindah dari satu daerah ke daerah lain. Selain itu juga terdapat fenomena seperti makhluk halus dari bangsa Jin yang kerap mengunjungi masjid Banua Halat setiap bulan Maulid dengan berbaur bersama manusia dalam perayaan beayun anak, dan saat itu selalu ada saja keistimewaan setiap tahun di masjid Banua Halat ini.
Selain Masjid Banua Halat yang menjadi objek wisata religi, turut serta seperti maqam-maqam tokoh ulama jaman dahulu didalam memperjuangkan agama Islam di daerah Tapin pada umumnya. Fasilitas demi fasilitas selalu di berikan oleh Pemerintah Daerah Tapin sebagai wujud keperdulian PemKab Tapin di dalam menjaga kelestarian budaya masyarakat agamis di daerah ini sehingga ke semua ini menjadi pokok kekuatan pengembangan objek wisata Kabupaten Tapin sebagai wisata religius.
Pengembangan wisata ini sebagai upaya untuk mengenang kembali sejarah Kabupaten Tapin massa lalu yang ingin menggapai predikat bangsa yang ingin berkembang dan maju dengan mengingat sejarah perjuangan para tokoh ulama waktu itu di antaranya Datu Sanggul, Datu Nuraya, Datu Suban, Datu Gadung. Konon, menurut kepercayaan masyarakat setempat objek wisata religi yang di ziarahi adalah maqamnya seorang aulia atau wali allah. Sehingga kerap kali maqam-maqam tersebut di kunjungi oleh orang-orang yang memang sengaja ingin mengalap berkah. Terlebih di bulan Puasa pada Ramadhan.
Bagi wisatawan yang ingin menuntut ilmu agama melalui majlis taklim di Tapin, pun bisa memperoleh data-data kelompok majlis taklim yang masih aktif di Tapin,data tersebut dapat di peroleh pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tapin. Hall tersebut diungkapkan beberapa waktu lalu oleh Ibnu Masud Kabid seni dan Budaya Dispora Tapin. Di tuturkan Ibnu, "Majlis Taklim yang diselenggarakan diisi oleh tuan guru atau ulama-ulama di Tapin yang mengajarkan pengetahuan pada bidang agama seperti ilmu Fiqih, yang membahas tata cara sholat, wudhu dan tayamum. Selain itu juga ada Tasawuf, Tauhid bahkan seperti pengenalan sifat dua puluh." ungkapnya. (Rull)
Masjid Banua Halat ternyata memiliki magnet lain yang sangat kuat sebagai daya tarik wisata religi. Karena bagi sebagian orang, Masjid Banua Halat sebagai tujuan wisata religius di Kabupaten Tapin sekaligus simbol ke-istimewaan masyarakat Tapin.
Warga setempat menyatakan, "kurang afdhol jika berziarah ke maqam-maqam di Tapin jika tak mengunjungi masjid Keramat Banua Halat" itulah kepercayaan turun temurun nenek moyang mereka tentang keberadaan masjid tersebut, terlebih lagi tutus, keturunan yang masih asli banua halat masih terdapat di situ, karena warga desa Banua Halat sejak dulu enggan pindah dari satu daerah ke daerah lain. Selain itu juga terdapat fenomena seperti makhluk halus dari bangsa Jin yang kerap mengunjungi masjid Banua Halat setiap bulan Maulid dengan berbaur bersama manusia dalam perayaan beayun anak, dan saat itu selalu ada saja keistimewaan setiap tahun di masjid Banua Halat ini.
Selain Masjid Banua Halat yang menjadi objek wisata religi, turut serta seperti maqam-maqam tokoh ulama jaman dahulu didalam memperjuangkan agama Islam di daerah Tapin pada umumnya. Fasilitas demi fasilitas selalu di berikan oleh Pemerintah Daerah Tapin sebagai wujud keperdulian PemKab Tapin di dalam menjaga kelestarian budaya masyarakat agamis di daerah ini sehingga ke semua ini menjadi pokok kekuatan pengembangan objek wisata Kabupaten Tapin sebagai wisata religius.
Pengembangan wisata ini sebagai upaya untuk mengenang kembali sejarah Kabupaten Tapin massa lalu yang ingin menggapai predikat bangsa yang ingin berkembang dan maju dengan mengingat sejarah perjuangan para tokoh ulama waktu itu di antaranya Datu Sanggul, Datu Nuraya, Datu Suban, Datu Gadung. Konon, menurut kepercayaan masyarakat setempat objek wisata religi yang di ziarahi adalah maqamnya seorang aulia atau wali allah. Sehingga kerap kali maqam-maqam tersebut di kunjungi oleh orang-orang yang memang sengaja ingin mengalap berkah. Terlebih di bulan Puasa pada Ramadhan.
Bagi wisatawan yang ingin menuntut ilmu agama melalui majlis taklim di Tapin, pun bisa memperoleh data-data kelompok majlis taklim yang masih aktif di Tapin,data tersebut dapat di peroleh pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tapin. Hall tersebut diungkapkan beberapa waktu lalu oleh Ibnu Masud Kabid seni dan Budaya Dispora Tapin. Di tuturkan Ibnu, "Majlis Taklim yang diselenggarakan diisi oleh tuan guru atau ulama-ulama di Tapin yang mengajarkan pengetahuan pada bidang agama seperti ilmu Fiqih, yang membahas tata cara sholat, wudhu dan tayamum. Selain itu juga ada Tasawuf, Tauhid bahkan seperti pengenalan sifat dua puluh." ungkapnya. (Rull)
Langganan:
Postingan (Atom)